Tips Mengelola Keuangan Keluarga
Wah… tidak terasa kita telah berada di hari ke 6 Ramadhan. Berarti sisa 23 hari lagi menuju kemenangan. Semoga Allah SWT Melapangkan umur yang barokah untuk kita semua, dan keluarga kecil maupun besar kita untuk mencapai hari Kemenangan tersebut. Amin.
Tak terasa pula, dah akhir bulan nie… dah dekat hari gajian… (hayoooo…. J ). Kalau sahabat-sahabatku yang PNS mungkin sudah gajian ya ? Berarti akan ada yang segar di tangan kita semua. Tetapi jangan lupa juga, pengeluaran kita akan sangat besar di bulan September ini, apalagi harga-harga telah naik, PLN rencana mau naik dan Elpiji 12 kg juga mau naik. Jadi otomatis nilai ekonomis uang kita akan turun. Telebih jika kita berencana untuk memberikan THR kepada orang-orang yang kita sayangi.
Nah, ditulisan kali ini saya ingin membagi tips-tips yang mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga, khususnya di bulan Ramadhan ini. tips ini sebagian sudah saya jalankan, kecuali komposisi utang terhadap pendapatan saya yang masih lumayan besar, lumayan dipakai untuk investasi juga. Berikut ini tips pengelolaan keuangan keluarganya :
1. Bersyukur
Tidak apa penjelasan panjang mengenai ini, Cuma menyarankan bahwa kita sebaiknya senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan kepada kita.
2. Pastikan Anda Memiliki Pendapatan
Mengapa demikian, jawabannya biar ada yang disyukuri dan ada yang di-manage. Hehehe J
3. Identifikasi Pendapatan Kita
Kadang orang menerima saja uang yang mereka hasilkan, tanpa tahu dari mana sumbernya dan seberapa besar. Buatlah pencatatan pendapatan kita, sehingga kita mudah menelusuri pendapatan itu, mengetahui hasil usaha kita, bahkan kita bisa mengukur kinerja kita dari pendapatan tersebut. Ini penting bagi pada sahabat yang menjalankan usaha sendiri, seperti internet marketing J. Hal ini akan membantu kita pula untuk mengalokasikan pengeluaran kita.
4. Identifikasi Pengeluaran Kita
Pengeluaran kita biasanya terbagi dari pengeluaran Rutin dan pengeluaran insidental. Pengeluaran rutin adalah pengeluaran yang tetap tiap bulannya. Contohnya bayaran listrik, telpon, uang kost, asuransi, dan pastinya di bulan ini adalah THR. Sedangkan pengeluaran insidental adalah pengeluaran tiba-tiba dan tidak rutin, contohnya biaya berobat, menjenguk orang sakit, beli buku. Manfaat mengetahui jumlah pengeluaran kita adalah kita akan mudah mengatur pengeluaran itu sendiri dan bisa mengukur tingkat konsumsi kita.
5. Buatlah Pembukuan Pengeluaran dan Pendapatan Kita
Membuat pembukuan keuangan sederhana akan membantu kita menata keuangan keluarga kita. Silahkan buat list di buku, atau komputer anda. Masukkan item-item pendapatan anda, dan juga item-item pengeluaran anda, kemudian selisihkan keduanya. Sisi kiri adalah pendapatan anda, sedangkan sisi kanan adalah pengeluaran anda. Jika saldonya positif, itu bagus untuk anda. Nah, contoh penbukuan sederhana bisa anda download disini. Silahkan kreasikan sesuai kebutuhan sahabat sekalian.
6. Sisihkan 30% Pendapatan untuk Saving
Dengan menyisihkan sebagian pendapatan anda, berarti sahabat sekalian sedang mengamankan masa depan anda. Saving akan sangat bermanfaat jika ada pengeluaran tiba-tiba, dan terlebih lagi untuk hari tua. Kata pakar keuangan, saat anda bekerja, kita harus memiliki tabungan setara 3 bulan gaji kita sehingga pada saat terkena PHK, kita masih bisa hidup 3 bulan kedepannya, sambil mencari kerja tentunya.
7. Maximum 65% untuk Konsumsi
Kurang dari 70% itu lebih baik. Konsumsi disini sudah termasuk belanja bulanan, asuransi, biaya sekolah anak, biaya rutin lainnya dan yang pasti juga UTANG. Saran saya, utang kita yang harus dibayar tiap bulan tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan kita.
8. Sisihkan untuk Rekreasi
Terkadang kita terlalu pelit pada diri sendiri, sehingga kadang enggan untuk mengeluarkan uang untuk rekreasi. Padahal ini penting sebagai penyegaran untuk kita dan keluarga kita. Nah, 5 dari sisa pendapatan kita disisihkan saja tiap bulannya untuk kebutuhan rekreasi. Gimana ?
9. Zakat
Zakat ini sudah termasuk dalam item pengeluaran kita. Cuma untuk menegaskan saja, jangan sampai kita lupa untuk mengeluarkan hak orang lain pendapatan kita. Besarnya 2,5% dari gaji pokok kita (gross atau net).
Demikianlah tips-tips ini saya buat, semoga bermanfaat untuk sahabat semua. Dan semoga kita bisa mengelola keuangan dengan lebih baik lagi sehingga pada akhirnya kita bisa menjadi orang yang kaya dan mampu membantu orang lain. Selamat mencoba ya…
“bila anda mencari uang, maka anda akan dipaksa mengupayakan pelayanan terbaik. Tetapi jika anda menyupayakan pelayanan terbaik, maka andalah yang akan dicari yang” by Mario Teguh
Popularity: 27% [?]






TDC is is blog that I maintain personally, and its contents based on my personal experiences and knowledge in blogging activites without any interest to incidence other person, group, company, or other third party. I don't have any responsibility to any content that copied and/or distribute by others. TDC is also used for internet marketing, adsense, and make money online activities.








KangBoed | August 27th, 2009 at 6:37 PM #
Sahabat mari kita gunakan momentum PUASA RAMADHAN ini untuk mempersatukan RASA.. membentuk satu keluarga besar dalam persaudaraan ber dasarkan CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG.. menghampiri DIA.. menjadikan ALLAH sebagai SANG MAHA RAJA dalam diri.. menata diri.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Tenang.. menemukan Jati Diri Manusia untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllll
KangBoed´s last blog ..Jangan sia siakan Waktumu
[Reply]
thedollarcorner Reply:
August 28th, 2009 at 8:17 AM
satu kata… SALAM CINTA UNTUK SAHABATKU, I LuV U full juga dach
[Reply]
Pakde Cholik | August 28th, 2009 at 5:23 AM #
Uang memang harus dikelola dengan sebaik-baiknya. Pos-pos utama ( yang tak boleh ditawar-tawar) harus benar2 ketat menjaganya agar tak kebobolan.
Terima kasih atas tipnya ms.
Salam hangat dari Surabaya
[Reply]
thedollarcorner Reply:
August 28th, 2009 at 8:16 AM
betul pa’de. apalagi jika suami saja yang mencari nafkah. istri dan suami harus sama2 bijak toch ?
salam hangat juga dari Soroako buat pa’de sekeluarga…
[Reply]
bundadontworry | August 28th, 2009 at 7:14 AM #
Memang harus bijak dlm mengontrol pengeluaran, apalagi saya dirumah sebagai menteri dalam negeri merangkap menteri keuangan juga bendahara, jangan sampai kebobolan, bisa runyam sendiri nanti.
Terima kasih tips nya Mas.
Salam.
bundadontworry´s last blog ..Banyak keringat belum tentu sehat
[Reply]
thedollarcorner Reply:
August 28th, 2009 at 8:15 AM
sama2 bunda. Wah… jadi ada 2 peranan bunda nie… yang jelas masalah uang itu akan menentukan kebahagian keluarga kan ? walaupun tidak selalu demikian
[Reply]
chokey | August 28th, 2009 at 10:24 AM #
salam hangat dari sorowako bro !
pakarnya sudah bicara neh !
[Reply]
thedollarcorner Reply:
August 28th, 2009 at 11:27 AM
saling berbagi tips nie Om Chokey pakai slah satu Hukum Tawakkal… mulai dari sekarang toch
[Reply]
Septian | August 28th, 2009 at 10:54 AM #
30 persen buat saving lumayan gede juga tuh uang jajang terpotong



bikin pembukuan? wah, aku rada males
Wah…lumayan nih Tips nya.. .Aku belum berkeluarga tapi nya
lumayan buat masa depan …
Septian´s last blog ..Kumpulan Emoticon Smiley Facebook Chat
[Reply]
thedollarcorner Reply:
August 28th, 2009 at 11:26 AM
kalau masih bujang emang kecil mas, tapi kalau dah bekeluarga… uihh sayang kalau nabungnya kurang dari 30%
.
[Reply]
Blogodolar | August 28th, 2009 at 4:19 PM #
Mantap bro tipsnya…Saya sering gak bisa mengelola keuangan. Besar pesnghasilan daripada pengeluaran neh

Blogodolar´s last blog ..Cara Membuat Backup Database Blog WordPress
[Reply]
Blogodolar | August 28th, 2009 at 4:21 PM #
Ups lupa…
Pasang plugin WP-threaded comment agar bisa saling mengomentari bro.
Blogodolar´s last blog ..Cara Membuat Backup Database Blog WordPress
[Reply]
sobatsehat | August 29th, 2009 at 6:55 PM #
yang penting bersyukur dulu deh om. thanks infonya menarik tuh
sobatsehat´s last blog ..Perlukah dokter berbohong ?
[Reply]
thedollarcorner Reply:
August 29th, 2009 at 7:13 PM
iya Mas, betul… mampu merasakan syukur itu sendiri dah tak ternila harganya
[Reply]
Metropolis | August 30th, 2009 at 2:20 PM #
Aku setuju pada point 9, walau sekecil apapun pendapatan kita, sisihkanlah untuk sedekah
Supaya harta kita menjai berkah
Metropolis´s last blog ..Pulau Indonesia Bukan Dijual Tapi Disewakan
[Reply]
thedollarcorner Reply:
August 30th, 2009 at 5:52 PM
terima kasih mas dah berkunjung
…. iya mas, sempatkan untuk sedekah walaupun sedikit. tapi ingat, zakatnya dulu dikeluarkan baru sedekah
[Reply]
The Dollar Corner | September 1st, 2009 at 6:25 PM #
[...] 27 August 2009Tips Mengelola Keuangan Keluarga [...]