Posisi 69Cinta…. hem memang hal yang menarik untuk dibicarakan, di forum manapun… kata sakral C.I.N.T.A menjadi sesuatu yang dipuja namun terkadang pun dihujat.

Tapi di tulisan kali ini saya tidak akan memuja cinta ataupun sekedar menghujatnya. Terlalu naif dan dangkal ilmu saya. Kali ini saya ingin mengajak teman-teman sekalian untuk memahami bagian penting dari cinta, atau tepatnya bercinta. Tetapi di awal, saya ingin memberikan penjelasan mengenai pilihan kata “bercinta” dari saya disini adalah lebih kepada saling memberi cinta dalam bentuk apapun khususnya untuk hal ini adalah dalam kehidupan rumah tangga, bukan bercinta yang itu tuch hehehe :) Nah, apa bagian penting dari bercinta seperti yang saya katakan di atas ? dan apa hubungannya dengan posisi 69 atau posisi S seperti judul di atas ?

Nah yang penting dalam aktivitas “bercinta” (baca kehidupan rumah tangga) kita adalah uang. Kenapa uang ? alasannya simpel, apa saat ini yang kita dapatkan tanpa mengeluarkan uang ??? semua butuh uang, bahkan saat harus buang air kecil pun butuh uang, parkir mobil butuh uang, bahkan untuk sekedar mengambil daun singkong di kebun pun butuh uang. Apalagi yang tidak membutuhkan uang. Uang dalam kehidupan rumah tangga kita menjadi sesuatu yang mutlat saat ini.

Nah, mengatur uang seperti memilih 1 dari dua posisi yang saya tawarkan. Posisi 69 atau posisi S ? (sekali lagi, bukan parno ya… :p ). Posisi 69 bagi saya seperti Ying & Yang, ada keseimbangan dalam mengatur uang kita. Seimbang disini berarti antara pengeluaran dan pemasukan selisihnya adalah NOL alias tanggal 25 tiap bulan sudah bablas. Nah bagi yang sering memilih posisi ini berarti dia betul-betul mengandalkan uang di awal bulan untuk menentukan hidupnya 30 hari kedepan. Dan diakhir bulan bisa ketahuan, uang di tangan hanya untuk makan hari itu hehehe….

Posisi kedua adalah posisi S. Hem, posisi apalagi nie ? posisi ini memang tidak akan didapatkan di buku Kamasutra atau buku-buku pengenai percintaan manapun. Tetapi para ahli ekonomi sudah mempelajari sejak ratusan tahun yang lalu. Ilmu tua yang sudah diformulasikan dengan sangat mantap dan berlaku sepanjang masa. Formulanya adalah :

I = C + S, tetapi banyak para penasehat keuangan menyarankan formula I = S + C.

Nah yang membedakan dua formula diatas adalah posisi S nya, dimana S = Saving, I = Income, dan C= Consumption. Pendapatan (Income) kita adalah gambaran seberapa besar simpanan (saving) dan konsumsi (consumption) kita beberapa hari kedepan. Nah, saat kita meletakkan C didepan S, berarti pendapatan kita dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi kita terlebih dahulu dan sisanya untuk simpanan. Tetapi jika S didepan C, ini berarti kita simpan / tabung dulu pendapatan kita dalam jumlah tertentu tiap bulan, dan setelah itu baru kita mengeluarkan untuk konsumsi. Mengapa I=S+C lebih baik, karena yakinlah berapun uang yang kita pegang, tak akan cukup memenuhi kebutuhan kita dan kebutuhan manusia itu tidak terbatas sedangkan sumberdaya pemenuhan kebutuhan manusia sangat terbatas, sehingga melakukan saving lebih dahulu menjadi pilihan yang bijak. Di teori ekonomi lainnya mengatakan bahwa konsumsi manusia akan meningkat seiring naiknya pendapatan. Nah mampukah kita mengendalikan peningkatan konsumsi kita ?

Jadi, posisi mana yang kita pilih dalam “bercinta”, posisi 69 atau posisi S ? hehehe :)

warm regards,

Popularity: 15% [?]

8 Dec, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under e-learning

wah….

lama nie tidak posting. Minggu kemarin disibukkan dengan aktivitas workshop yang harus saya organize selama 3 hari berturut-turut. dan akhirnya malam ini bisa juga cek-cek blog ini dan beberapa blog lainnya. yang paling menyenangkan karena saat ini alea sudah membaca kembali blog ku ini yang sebelumnya sudah ber PR 2. Tapi tidak tau kenapa, saat ini PR nya berstatus N/A… hem, tak apalah mungkin nanti bisa muncul lagi :)

I hope so…

warm regards,

Popularity: 4% [?]

29 Nov, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under e-learning

ballSaat saya lagi membaca buku yang sangat bagus, judulnya… the PURSUIT of HAPPYNESS… Mengapa sangat bagus, pertama karena ini direkomendasikan oleh Zenit yang bagi saya berarti memang buku ini bagus. Kedua, saat saya membaca pengantar dari penerbit, tertangkap sebuah kalimat yang memberikan kesan mendalam untuk saya. Lengkapnya seperti ini… Continue Reading ->

warm regards,

Popularity: 6% [?]

23 Nov, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under e-marketing

sarang laba-labaPagi ini saya mendapatkan pengalaman perasaan yang sangat luar biasa. Sebuah momentum loncatan perasaan sesaat namun cukup membawa kesan yang berarti, sekaligus kembali mengajak pikiranku untuk berimajinasi liar, atau sekedar [kembali] membentangkan angan-angan panjang tentang sebuah perubahan. Ah terlalu puitis saya rasa untuk sekedar mengungkapkan pengalamanku hari ini  :) , lebayyyyyy Continue Reading ->

warm regards,

Popularity: 6% [?]

18 Nov, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under e-marketing

differentDo you belief that place can make something become different with other things ? I belief that, and maybe you agree with me too.

Place ( in denotation and conotation meaning) put you in different condition with other people aroud you. We still remember the most famous slogan ” Right man in the Right Place” and we believe that this slogan is mostly true, and maybe in happen to you when you are in a good quality life with your current position carrier. whether you have an old house that you bough 5 years ago, and right now become more expensive because its good position in the middle of the town.

What “place” do to makes us different ? It is the opportunity in that “place”. Opportunity always comes to its place, and will catch the people who is in that place. People can create the opportunity, but when they do it in the right place.

So… find your place in your live, in your investment decisions, in you blogging activities, in your carrier, or every thing in this world, and you will find the different between you and others.

warm regards,

Popularity: 2% [?]

Severn SuzukiCerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki
seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental
Children’s Organization ( ECO ). Continue Reading ->

warm regards,

Popularity: 8% [?]

CIMG0170

Matano Lake - Soroako

Ucapan pertama dari hati saya adalah rasa syukur kehadiratNya, karena sampai saat ini sebagian masyarakat Indonesia masih bisa menikmati hasil kerja keras PT. Pertamina untuk menghasilkan energi untuk kita nikmati bersama. Bisa dibayangkan bagaimana kerja keras PT. Pertamina dan orang-orang yang ada di dalamnya untuk memastikan ketersediaan salah satu sumber energi utama Bangsa ini, yaitu BBM dan bahan turunannya, ke seluruh pelosok negeri. Bukanlah sebuah pekerjaan mudah untuk melakukan tugas tersebut.

Usaha ini sudah telihat jelas dari sejak berdirinya Perusahaan negara ini pada tahun 1968, dimana PN Pertamina dulunya adalah perusahaan hasil merger antara 2 perusahaan, yaitu PN Pertamin dan PN Permina. Sehingga pada tahun 1971 dikukuhkan menjadi Pertamina, dan dipertegas oleh UU Migas N0 22 tahun 2001 yang mentapkan Pertamina sebagai PT (Persero). Sebagai kelanjutan  sejarah Pertamina ini, dan melengkapi peran Pertamina sebagai penyedia energi untuk kita, di tahun 2003 memasuki babak baru perkembangan bisnis energi minyak dimana sebelumnya hanya menjadi regulator, kemudian hingga sekarang menjadi player.

Bagi penulis, perubahan peran ini sebagai sebuah adaptasi Pertamina dalam menghadapi AFTA dan merupakan wujud kerja keras Pertamina guna

SPBU Pertamina Soroako

SPBU Pertamina Soroako

menyediakan pasokan energi untuk kita, sehingga tidak salah jika kontes kali ini mengangkat tema kerja keras adalah energi kita. Bukan sebuah ungkapan muluk-muluk dari slogan ini, kerja keras adalah energi kita, karena sebuah semangat pelayanan dan profesionalisme Pertamina sebagai perusahaan pertambangan migas yang dicoba untuk diberikan kepada rakyat Indonesia ini. Tetapi slogan atau visi ini, masih menghadapi tantangan nyata yang mungkin rakyat kecil seperti saya, menjadi sebuah mimpi masa depan yang lebih cerah, dimana kerja keras adalah energi kita terwujud dengan sebuah program nyata dari Pertamina masuk desa, dan menyentuh lapisan masyarakat Indonesia yang paling besar. Gerakan Pertamina masuk desa ini menjadi usulan dan harapan saya kepada Pertamina.

SPBU Pertamina Soroako

SPBU Pertamina Soroako

Sebut saja sebuah SPBU tua yang berada di desa kecil di tepi propinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di desa Soroako, kabupaten Luwu Timur. Di Soroako ini kerja keras betul-betul menjadi energi kita, termasuk saat harus bekerja keras mengantri di SPBU satu-satunya yang melayani kebutuhan masyarakat di 3 dari 11 kecamatan yang ada di Luwu Timur. Di Luwu Timur sendiri hanya ada 3 SPBU yang beroperasi. Sehingga saat kelangkaan BBM terjadi, harga bensin bisa mencapai Rp.15.000 / liternya di eceran, bahkan pernah mencapai Rp.30.000 / liternya. Padalah tingkat kebutuhan masyarakat Soroako untuk BBM, khususnya bensin dan solar bisa dibilang tinggi karena mencapai 15.000 liter perhari. Hal ini juga terjadi di daerah-daerah lain di Jawa dan di luar Jawa, dimana aktivitas ekonomi, usaha kecil, pertanian, perdagangan dan keseharian masyarakat sangat bergantung kepada BBM milik Pertamina, sehingga jika terjadi kelangkaan maka bisa dibayangkan kerugian besar yang dialami warga.

Gambaran ini seharusnya menyadarkan kita, dan khususnya bagi Pertamina, bahwa tuntutan kebutuhan pasokan energi khususnya BBM, tidak lagi terbatas datang dari kota-kota besar seperti Makassar, Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung dan kota-kota besar lainnya tetapi tuntutan kebutuhan energi juga muncul dari masyarakat yang berada di desa-desa di seluruh Indonesia. Jaminan ketersediaan BBM haruslah memprioritaskan mereka juga, karena sebagian besar masyarakat Indonesia masih hidup di pedesaan sehingga hal ini menuntut kerja keras Pertamina untuk menyediakan energi untuk kita. Bukan tidak mungkin, dengan jumlah penduduk Indonesia yang sebagian besar masih hidup di daerah rural seperti Soroako ini, potensi dan peluang pasar BBM diambil alih oleh penyedia energi seperti Exxon Mobile, Petronas dan lain-lain.

Harapan ini tidak berhenti di sini, langkah nyata dan kerja keras Pertamina sebagai the player di industri energi harus segera di mulai khususnya dengan gerakan Pertamina masuk desa. Dengan kerja keras Pertamina untuk menyediakan energi (BBM) hingga ke pelosok desa akan semakin mengokohkan Pertamina sebagai BUMN yang mengembang amanat UUD 1945 untuk menguasai, mengelolah dan memanfaatkan energi untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia. Sehingga kerja keras itu bukan hanya menjadi energi Pertamina dalam mengembang tugasnya, tetapi kerja keras adalah energi kita semua, bangsa Indonesia. dan bahkan tidak mungkin, kerja keras tidak sekedar menjadi energi, tetapi kerja keras menjadi jiwa kita, segenap anak bangsa Indonesia.

Jaya selalu Pertaminaku, kerja kerasmu adalah sumbangsih nyata untuk bangsa, dan kerja kerasmu adalah energi kita semua untuk pembangunan negeri tercinta ini. Jadilah Raja di negeri sendiri, dan jadilah pengayom untuk bangsa mu sendiri. Kerja keras adalah energi kita, dan nantinya kerja keras menjadi jiwa kita, etos kerja anak bangsa.

 

warm regards,

Popularity: 10% [?]

3 Nov, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under e-marketing

October is really a great month of me, because only some reason that place me as the man of the month ( it is I said to my self). Do you know why ? I will tell later…

This month, a great present from google surprised me. Google gagoogleve a PR 1 for www.thedollarcorner.com,  and not stop there Google put PR 4 (from zero) to my other blog www.kuttumbaba.wordpress.com. Ammaazzziinngg, isn’t it ? I checked my blogspot blog, and Google put PR 2 for this blog. Ohhh thank you Google.

blogvertiseOther present came from www.Blogvertise.com. Today, I can re-login to my account after 1 month locked during my administration changing. Thank you for Jill, Jeneffer and other webmaster to help me resolve this matter. Although no job at this moment, but I think is good starting for me to be their affiliate partner.

The last, TDC books online store is starting is debut in offline marketing. I hope we may meet with our costumer who love books and want to put their invesment on books.  I may guarantee that our product will give you a great advantages for you and your children. By reading books from Mizan Dian Semesta, your family can get additional information and knowledge for sains, islamic religion, philosophy, technologi, history and many others. just take a tour to our online books store and find you referense there. Just simple click here.

Finally is a my Great Thanks to Allah Who Gives me this great present through Google, Blogvertise and TDC books online Store.

warm regards,

Popularity: 5% [?]

27 Oct, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under Book Review

Copy of KazegatanaAlhamdulillah kali ini saya mendapatkan kesempatan untuk melakukan review sebuah novel karangan penulis Indonesia dengan nama pena Ichirou Yukiyama. Novel ini dikemas dalam cerita kehidupan samurai di masa feodal Jepang dimana perang sering berkecamuk diantara para daimyou yang berebut kekuasaan dan wilayah. Judulnya sangat menarik, bahkan menurut saya enak untuk dilafazkan dan mudah diingat, SAMURAI KAZEGATANA – pedang angin. Sekali lagi, K.A.Z.E.G.A.T.A.N.A :) mudah bukan ?

Diterbitkan oleh Penerbit Qanita (bagian dari penerbit Mizan), buku ini sudah dengan mudah didapatkan di toko buku Gramedia. Tapi saya sendiri mendapatkan langsung bukunya dari penulis, plus dengan tanda tangan beliau, alhamdulillah :) .

Saat kita membaca novel ini, kita akan dibawa kedalam suasana kehidupan masyarakat Jepang jaman dahulu, saat feodalisme menjadi ciri penguasa, dan para samurai sebagai petarung tangguh, yang terkadang setia pada raja, ataupun secara sendiri-sendiri menjadi pendekar bayaran. Suasana di set sedemikian rupa seolah-olah kita terlibat dalam kehidupan tiga pemeran utama dalam novel ini, yaitu kehidupan bersaudara anak saudagar kaya, Akazawa dan Tsubame, serta Hanmaru yang merupakan anak angkat dari ayah Akazawa, dan mereka adalah tiga sahabat yang tumbuh besar bersama. Kazegatana justru pertama kali diperkenalkan oleh ayah akazawa kepada mereka bertiga, saat bermain perang-perangan. Kata inilah yang sangat melekat di benak Hanmaru dan mempengaruhi kehidupan ia nantinya

Kisah puncak terjadi saat teror perampokan terjadi di lembah Togoruchi oleh para perampok Chigatana, dimana lembah ini hanya satu-satunya jalan yang menhubungkan Shirozora, tempat Akazawa, Tsubame dan Hanmaru berada, dengan Hineriyama (semacam ibu kota propinsi). Teror ini pula yang menjadi kekhawatiran walikota selain peran.g Keberadaan perampok ini menjadi ancaman bagi para saudagar Chigatana, tidak terkecuali Akazawa yang menggantungkan usaha warisan almarhum ayahnya berupa perdagangan sutera. Hal inilah yang memicu dikirimnya beberapa samurai andal oleh para saudagar, entah sebagai pengawal barang ataupun sebagai pasukan sewaan untuk memberantas para pemberontak ini.

Tetapi usaha tersebut tidaklah berhasil, bahkan pasukan yang dibentuk oleh seorang Daimyo (penguasa) Shirozora juga tidak bisa membantai pasukan pemberontak yang sangat menguasa medan pertempuran di jalan Ryuujin, lembah Togoruchi. Bahkan pengawal setia keluarga akazawa, Gorou, yang merupakan guru Hanmaru, juga gugur di situ.

Hal inilah yang mendorong Akazawa untuk membentuk pasukan rahasia sendiri, yang tidak pernah diberitahukan kepada saudagar lainnya. Kerahasiaan justru menjadi kunci usaha Akazawa dan juga nantinya membawa korban orang-orang terdekatnya, demi menjaga misi rahasia mereka. Kisah cinta, kasih sayang antara tiga sahabat ini sangat kental, dimana Tsubame menaruh perhatian kepada Hanmaru, saudara angkatnya. Juga betapa berat hati Akazawa untuk melepas Hanmaru bersama Satoru untuk menumpas penjahat lembah Togoruchi. Kisah kehidupan mereka serta perjuangan pasukan bentukan Akazawa dikemas secara apik oleh penulis, mengalir bergitu lepas sehingga pembaca dapat larut di dalamnya.

Bagaimanakah kisah perjuangan pasukan ini, apakah mereka mampu memberantas para perampok Togoruchi, bagaimanakah kisah kasih antara Tsubame dan Hanmaru, serta bagaimana masih Akazawa bersama bisnisnya, dan siapakah Satoru itu ? semua bisa anda dapatkan di dalam novel ini. Silahkan membelinya di Gramedia terdekat, dan nikmati pengalaman membaca salah satu karya anak bangsa dengan kemasan budaya dan kehidupan masyarat Jepang klasik.

Sebagai tambahan informasi bahwa penulis adalah sahabat saya sewaktu kuliah. Kekaguman saya pada kehidupan dan pilihan hidup beliau membuat saya tergerak untuk mereview bukunya. InsyaAllah ini menjadi apresiasi saya kepada beliau, Ichirou Yukiyama, untuk sebuah karya besarnya, dan saya menantikan terbitnya novel kedua, ketiga, keempat ( still being his plan) dan seterusnya. Juga novel tentang masa kuliah kita dulu…. :)

Kazegatana Kazegatana

Menebas tanpa suara

Membelah tanpa wujud

Lalu menghilang, seolah tak pernah ada…

by IchirouYukiyama – salut untukmu sahabat.

warm regards,

Popularity: 23% [?]

25 Oct, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under e-learning

1 gelas kopi + office LAN Connection [free] + spreadsheet Excel [blank] + sedikit kemauan – supervising = B.L.O.G.G.I.N.G ;)  

ini hasil renungan ku saat kerja lembur ahad ini…. ( another crazy thinking…)

warm regards,

Popularity: 8% [?]