19 Sep, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under family

Hai sobat sekalian…. Tak terasa, malam ini adalah sholat tarawih terakhir kita di bulan suci Ramadhan kali ini. Bagaimana dengan sahabat sekalian, apa masih sempat melaksanakan tarawih malam ini ? InsyaAllah ya….

Tak terasa kita sudah berada di penghujung bulan Ramadhan ini dan sehari lagi kita akan meninggalkannya. Pasti ada perasaan sedih saat kita akan meninggalkan satu bulan yang paling dinantikan dalam setahun di hidup kita. Entah apa kita masih bisa meraihnya di tahun depan atau tidak, semoga saja masih…. amin.

Sahabat sekalian, ada satu hal yang ingin saya bagi dengan sahabat tercinta, berbagi mengenai doa. Kita semua tahu, di bulan suci Ramadhan ini semua doa kita akan senantiasa di ijabah oleh Allah SWT. Bahkan langsung tanpa perantara. Nah, ini adalah momentum yang sangat tepat untuk kita memperbanyak doa…kalau bisa minta apa saja dalam doa kita. Asalkan yang baik-baik ya hehehe…

Tetapi sahabat sekalian, saya ingin mengajak sahabat untuk mengevaluasi doa kita masing-masing. Hemmm evaluasi sederhana mengenai bagaimana kita berdoa dan bagaimana substansi doa kita. Mengapa demikian, karena kadang kita mengucapkan doa yang itu-itu saja setiap hari, apa tidak bosan ? atau tidak ada kebutuhan lain yang kita minta ? hayoooo…. :) Padahal banyak yang bisa kita minta… dan Allah SWT memberikan fasilitas unlimited loch untuk doa kita. Saya sendiri baru menyadari pas tarawih tadi, yah walaupun bosannya dah dari tahun kemarin., kalau bacaannya dah hafal di luar kepala (lupa dong hehehe) dan itu-itu saja. Efeknya adalah terkadang berdoa itu hanya sekedar rutinitas ataupun pelengkap ibadah saja, tetapi tidak sampai diresapi apa yang diminta.

Memperbaiki doa kita, sama dengan memperbaiki selera. Berdoa itu memiliki taste, citarasa sendiri, dan hanya kita yang paling tahu cita rasa itu. Semakin baik citarasa yang kita miliki, semakin senang Allah SWT kepada kita, mengapa demikian… karena Allah SWT pun Menyuruh kita untuk meminta, berdoa, dan Dia akan senang jika doa kita bercita rasa indah. Nah bagaimana membuatnya indah….???

Pertama, jangan pernah mendikte Allah SWT. Loh kok bisa… ? Iya, bisa!!! Di dalam doa kita kadang terucap kata “ya Allah lapangkanlah…” atau “Ya Allah Berikanlah…” atau “Ya Allah aku mau ini dan bukan yang itu”. Nah ini sama dengan kita mendikte Allah. Mari kita sedikit merubah cita rasa kita dengan menambahkan kata “mohon” , sehingga bisa menjadi ” ya Allah SWT, mohon lapangkan…” atau “ya Allah, pilihkanlah yang terbaik antara urusan ini dan itu”. Nah ini sama dengan kita memperbaiki cara kita meminta kepada Sang Pemilik segala urusan.

Kedua, perbanyak permintaan. Jangan bacaan standar saja… kalau perlu, ubah teks doa kita biar lebih variatif. Biasanya dengan begitu, kita pun akan semakin senang berdoa. Semakin banyak dan beragam doa kita, akan semakin sadar kita mengenai bagaimana lemahnya kita sebagai manusia yang penuh kekurangan, dan juga betapa beruntungnya kita sebagai manusia karena bisa kepadaNya meminta tanpa batas.

Ketiga, sabar dalam berdoa. Pantat kita jangan cepat-cepat panas saat berdoa, karena semakin panjang doa kita, maka semakin panas pantat kita, karena kan semakin lama duduknya hehehehe…..

Nah semoga tulisan ini bermanfaat untuk saya dan sahabat sekalian…. Mari kita bersama-sama memperbaiki cita rasa doa kita. 

Popularity: 5% [?]

10 Sep, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under family

Bulan Ramadhan merupakan momentum peningkatan kebaikan bagi orang-orang yang bertaqwa dan ladang amal bagi orang-orang shaleh. Terutama, sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Sebagian ulama kita membagi bulan ini dengan tiga fase: fase pertama sepuluh hari awal Ramadhan sebagai fase rahmat, sepuluh di tengahnya sebagai fase maghfirah dan sepuluh akhirnya sebagai fase pembebasan dari api neraka. Sebagaimana diriwayatkan oleh sahabat Salman Al Farisi: “Adalah bulan Ramadhan, awalnya rahmat, pertengahannya maghfirah dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”

Dari ummul mukminin, Aisyah ra., menceritakan tentang kondisi Nabi saw. ketika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan: “Beliau jika memasuki sepuluh hari terkahir Ramadhan, mengencangkan ikat pinggang, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya.”

Apa rahasia perhatian lebih beliau terhadap sepuluh hari terakhir Ramadhan? Paling tidak ada dua sebab utama: Continue Reading ->

Popularity: 4% [?]

9 Sep, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under family

*narsis dikit hehehe….

Wahai belahan jiwaku…
Debetlah cintaku di neraca hatimu
Kan ku jurnal setiap transaksi rindumu
Hingga setebal Laporan Keuanganku

Wahai kekasih hatiku…
Jadikan aku manager investasi cintamu
Kan ku hedging kasih dan sayangmu
Di setiap lembaran portofolio hatiku

Bila masa jatuh tempo tlah tiba
Jangan kau retur kenangan indah kita
Biarlah ia bersemayam di Reksadana asmara
Berkelana di antara Aktiva dan Passiva

Wahai mutiara kalbu ku
Hanya kau lah Master Budget hatiku
Inventory cintaku yang syahdu
General Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu

Popularity: 7% [?]

5 Sep, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under family

tidak ada postingan yang istimewa…

cuma ingin saling mengingatkan… tar malam dah malam ke 17 Ramadhan.

mari sama-sama memperkuat ibadah kita…

semoga kita mampu meraih Rahmat, Mag’firah dan Ampunannya

dan bisa juga mendapatkan malam Lailatul Qadar

Popularity: 6% [?]

cakepan mana coba ? :)

cakepan mana coba ? :)

Wah tak terasa, hari ke 11 Ramadhan akan segera berakhir. Kita sudah memasuki bab 2 lembaran ramadhan kita di page berjudul Bab Mag’firah. Semoga di bab ini kita betul-betul mendapatkan mag’firah dari Allah SWT, amin….

Sahabat sekalian, dipostingan kali ini saya kembali ingin membahas mengenai tips-tips bagaimana mengelola keuangan kita, khususnya keuangan keluarga. Dan kali ini saya ingin saya ingin berbagi salah satu tips dari pakar pengelola keuangan yang sudah pasti ada kenal. Sahabat sekalian saat melihat foto di samping sudah pasti kenal foto pria necis di samping… (silahkan pilih yang necisnya yang mana hehehehe). Beliau adalah Safir Senduk. tetapi sebelum itu, sahabat pasti sudah membaca tips-tips di pengelolaan keuangan keluarga di postingan saya sebelumnya ? Jika belum, silahkan klik disini. Continue Reading ->

Popularity: 11% [?]

27 Aug, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under e-learning, family

mengelola keuanganWah… tidak terasa kita telah berada di hari ke 6 Ramadhan. Berarti sisa 23 hari lagi menuju kemenangan. Semoga Allah SWT Melapangkan umur yang barokah untuk kita semua, dan keluarga kecil maupun besar kita untuk mencapai hari Kemenangan tersebut. Amin.

Tak terasa pula, dah akhir bulan nie… dah dekat hari gajian… (hayoooo…. J ). Kalau sahabat-sahabatku yang PNS mungkin sudah gajian ya ? Berarti akan ada yang segar di tangan kita semua. Tetapi jangan lupa juga, pengeluaran kita akan sangat besar di bulan September ini, apalagi harga-harga telah naik, PLN rencana mau naik dan Elpiji 12 kg juga mau naik. Jadi otomatis nilai ekonomis uang kita akan turun. Telebih jika kita berencana untuk memberikan THR kepada orang-orang yang kita sayangi.

Nah, ditulisan kali ini saya ingin membagi tips-tips yang mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga, khususnya di bulan Ramadhan ini. tips ini sebagian sudah saya jalankan, kecuali komposisi utang terhadap pendapatan saya yang masih lumayan besar, lumayan dipakai untuk investasi juga. Berikut ini tips pengelolaan keuangan keluarganya : Continue Reading ->

Popularity: 27% [?]

24 Aug, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under family

Al qur'anAlhamdulillah, kita semua telah menjalankan shaum kita di 2 hari Ramadhan ini, dan insyaAllah akan kita selesaikan hari ketiga Ramadhan ini. Semoga Allah SWT masih memberikan kekuatan kepada kita semua.

Setelah saya menuliskan tips-tips sahur di tulisan saya sebelumnya, kali ini saya ingin memberikan beberapa tips tentang satu amalan andalan kita di bulan suci ini. Yaitu bagaimana meng-khatamkan Al Quran selama Ramadhan ini. Kita pasti akan sangat senang jika di akhir Ramadhan, kita bisa khatam bacaan Qur’an. Apalagi jika khatamnya lebih dari satu kali. Untuk itu berikut ini tips-tipsnya untuk menghatamnya Al-Quran. Continue Reading ->

Popularity: 15% [?]

21 Aug, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under family

mahfuzah

 

Assalamualaikum warahmatullahiwabarakuh.

Om dan tante semua, tak terasa Ramadhan tinggal hitungan jam saja.

Aba, ummi, dan Zah mau mengucapkan……

Selamat memasuki bulan BBM (Bulan Berkah dan Maghfirah),

Tingkatkan kwalitas PREMIUM (Prei Makan dan Minum),

Jangan lupa isi SOLAR (Sholat dengan Rajin) serta MINYAK TANAH (Memperbanyak Tadharus dan Tahan Amarah),

Isi juga PULSA (Puasa Lebih Sabar)

Semoga ramadhan om dan tante kali ini bisa lebih baik dari ramadhan sebelumnya :)

Amin amin amin…

Popularity: 8% [?]

17 Aug, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under e-learning, e-marketing, family

wayangTidak ada tulisan panjang yang ingin aku hadirkan di postingan kali ini, selain hasil sebuah renungan panjang selama beberapa hari sebelum hari yang telah berulang 64 tahun sejak adanya Republik ini dan 27 kali berulang dalam hidupku. Yang kuhadirkan dalam tulisan ini hanya sebuah tulisan sederhana untuk sedikit memberikan sumbangsih pemaknaan hari Kemerdekaan Bangsa ini. Tulisan mengenai Wayang dan Bangsa yang merdeka.

Wayang, hasil kreasi sebuah bangsa, tradisi Indonesia dan dikenal dunia sebagai warisan leluhur bangsa, sudah pasti telah mewakili identitas Bangsa Indonesia sendiri dan bahkan di dunia. Tetapi wayang tetaplah wayang… media komunikasi yang melakoni semua karakter majemuk bangsa ini, yang dirangkai dalam kisah penuh nilai humanis, tentang apa itu baik buruk, apa itu salah dan benar, apa itu setia dan penghianatan, dan apa itu lainnya.

Tetapi ada yang tidak diwakili oleh sebuah wayang, nilai kemerdekaan itu sendiri. Wayang adalah benda yang memiliki nilai. Tetapi nilai itu tidak akan pernah ada disaat tak ada Dalang yang memainkannya. lebih menghibur mana, wayang yang tertancap di atas batang pisang di sebuah pagelaran wayang, atau wayang lagi menari lincah ditangan sang dalang ?

Bangsa yang merdeka bukan seperti wayang yang nilainya ditentukan oleh sang dalang. Bangsa yang merdeka adalah bangsa yang dari dirinya terpancar nilai jatidiri bangsa itu sendiri. Dia tidak harus memperkenalkan diri untuk menjadi terkenal, atau bahkan dia hanya terkenal diantara orang-orang yang terkenal. Bangsa ini telah memproklamasikan diri sebagai bangsa yang merdeka. Tetapi sudahkah bangsa ini merdeka ? Jawabannya hanya Bangsa ini yang mampu menjawab.

Selamat Milad Bangsaku. Aku bangga menjadi bagian darimu, dan yakinlah…. AKU BUKAN WAYANG.

Popularity: 8% [?]

12 Aug, 2009  |  Written by thedollarcorner  |  under family

tips sahurSetelah beberapa hari tidak memposting sesuatu, akhirnya ada juga kesempatan untuk membuat postingan baru. Postingan kali ini mengenai tips saat sahur. Tau ngak…, ternyata dengan menjalani sahur yang baik, akan menentukan 12 jam kedepan saat kita menjalani shaum kita. Untuk itu sangat penting mengetahui bagaimana caranya agar sahur kita menjadi berkualitas. Berikut ini tips-tips untuk mendapatkan sahur yang berkualitas : Continue Reading ->

Popularity: 10% [?]