Archive for September, 2009

Grand Launching

Dear sahabat sekalian….

Bagaimana liburannya  ? semoga bisa lebih fresh setelah menjalani liburan lebaran, dan tentunya akan lebih produktif di hari-hari kedepannya. amin….

Kami sekeluarga juga baru sampai di kampung orang tempat mencari sesuap nasi dan segengam dollar (hehehe, just kidding :) ). Tiba pagi ini jam 8 setelah naik bus selama 12 jam dari Makassar. Sungguh perjalanan yang melelahkan, apalagi harus menggendong si kecil selama perjalanan. Alhamdulillah semua sampai dengan selamat dan sehat. Besok, kami sudah kembali menjalani aktifitas keseharian kami, saya kembali bekerja, dan istri kembali mengurus rumah dan si kecil yang sudah mulai aktif kembali.

Nah… di hari yang penuh barokah ini lagi, dan berharap Ridho dari Allah SWT. Kami menyatakan bahwa hari ini adalah… GRAND LAUNCHING toko buku online kami, yang di beri mana TDC [ The Dollar Corner ] Books Online Store. Nah di toko buku online kami ini, sahabat bisa mendapatkan referensi dari buku-buku produksi terbaik dari Mizan Dian Semesta. Silahkan sahabat sekalian untuk membacanya, dan kami menjamin buku-buku yang kami jual asli produksi dari Mizan Dian Semesta dan merupakan buku-buku berkualitas terbaik untuk parenting, pendidikan anak usia dini, serta buku-buku untuk para orang tua. Semua di kemas dalam nuansa islami dan dijamin ilmiah.

Adapun buku-buku yang kami tawarkan adalah :

Nah, jika sahabat sekalian sudah membaca ulasan dari buku-buku ini, maka silahkan melakukan order di TDC Books Store Online dengan melakukan klik disini. Kami nantikan ordernya ya….. [hehehe, maksa :) , namanya juga pedagang toch ;) ].

warm regards,

Popularity: 2% [?]

[ Tagged In ]

don’t put your eggs in one basket

Dear sahabat sekalian….

Bagaimana kabarnya setelah liburan beberapa hari ini ? Semoga senantiasa sehat dan senang selalu :) apalagi setelah menyantap makanan enak selama beberapa hari ini.

Uihhhh setelah liburan panjang ( yang juga blog ini ikut libur hehehe) akhirnya mulai lagi dech kerjaan menulis dilaksanakan. Namanya abis liburan, untuk memulai sesuatu terasa amat berat dan malas. Keinginan santainya masih lebih kuat hehehe. Tapi menulis tetap harus dilanjutnya, L.A.N.J.U.T.K.A.N !!!!

Di tulisan kali ini, saya ingin membahas mengenai website atau blog dalam prespektif investasi. Namanya juga the different way of internet marketing, jadi saya harus menampilkan sesuatu yang lain untuk sahabat sekalian baca, tetapi yang jelas masih nyambunglah ma dunia online.

Judul di atas pasti sudah sangat akrab dengan anda, yang kalau di indonesiakan artinya kira-kira seperti ini, jangan simpan telur anda di keranjang yang sama !!! Mengapa demikian, karena jika keranjangnya jatuh, telurnya akan pecah semua. Filosofi sederhananya adalah, jangan menyimpan sesuatu di tempat yang memiliki resiko yang sama. Jika sahabat sudah membaca tulisan saya sebelumnya di reach your marketing target with fishbone, maka membaca tulisan kali ini akan menjadi tidak sulit alias nyambung. Namun jika belum, maka silahkan klik disini.

Kembali ke topik di atas. Bagi saya, dan juga mungkin sahabat yang mencoba memonetasi blognya, sebuah blog atau website adalah “telur” investasi anda. Investasi…. loh kok bisa ? I.Y.A !!!! Blog anda adalah sebuah investasi karena banyak yang sahabat korbankan untuk menjadikannya tetap eksis, seperti waktu, uang, pekerjaan dan pikiran. Tetapi pengorbanan ini bukan biaya loh, kita anggap dia sebagai investasi kita. Sedangkan ide postingan kita adalah keranjang investasi kita, istilah kerennya niche dari blog anda. Mengapa kemudian saya berpikir don’t put your eggs in one basket ? karena setelah melakukan blog walking di beberapa blog sahabat, saya menemukan fakta bahwa blog dengan isi postingan yang tidak monoton ternyata memiliki traffic yang banyak dibandingkan blog yang terlalu monoton dengan satu topik pembahasan saja. Traffic yang tinggi berarti pagerank yang tinggi dengan alexa yang rendah, bukan ???

Kemudian apa resiko yang ada dari investasi kita ini ? Hemmm kembali saya ingin mengajak sahabat mengenali website atau blog sahabat dengan membaca postingan ini. Setelah membacanya, sahabat akan paham mengenai tipe anda sebagai blogger dan blog anda sendiri. Kuncinya adalah flagship tersebut, kemampuan kita untuk menarik pengunjung setia di blog kita. Pengunjung ini adalah orang-orang yang senantiasa datang dan memberikan komentar positif di blog kita. Dan tahukah anda, mereka pula yang akan menentukan seberapa sering blog kita di akses dan berapa lama mereka mengakses blog kita tiap kali berkunjung. Nah, jika blog kita terlalu monoton pada satu ide atau topik, maka para pengunjung kita akan bosan dan kemungkinan besar tidak akan berkunjung lagi, dan berarti kita akan kehilangan pengunjung ke blog kita.

Kriteria monoton di sini bisa berarti is blog kita hanya sekedar gosip saja, atau hanya artikel copas (copy and paste), dari blog lain, atau sekedar trik-trik seo, trik-trik internet marketing dan tanpa “bumbu” postingan lainnya. Dan kemungkinan isi postingan kita sudah mereka dapatkan di blog yang lain, alias sudah pernah di post atau dibahas di blog lainnya.

Pada akhirnya, tulisan sederhana ingin hanya ingin mengajak sahabat untuk memberikan value yang lebih dari blog kita. Bukan hanya sekedar menulis, tetapi juga mengenali blog kita, resiko yang ada dan target kita. Sehingga dia akan menjadi aset yang produktif. :)

reach your marketing target with fishbone

warm regards,

Popularity: 2% [?]

[ Tagged In ] , , , ,

Idhul Fitri 1430 H

keluarga kecil THEDOLLARCORNER mengucapkan



semoga di hari yang fitrah ini

kita pun kembali fitrah…..


Untuk semua sahabat blogger yang sering berkunjung diblog ini

saya ucapkan mohon maaf jika ada komentar ataupun postingan yang tidak berkenan

selama proses persahabatan ini…

saling memaafkan ya….

SALAM HANGAT UNTUK SAHABAT SEKALIAN


warm regards,

Popularity: 2% [?]

Memperbaiki Doa

Hai sobat sekalian…. Tak terasa, malam ini adalah sholat tarawih terakhir kita di bulan suci Ramadhan kali ini. Bagaimana dengan sahabat sekalian, apa masih sempat melaksanakan tarawih malam ini ? InsyaAllah ya….

Tak terasa kita sudah berada di penghujung bulan Ramadhan ini dan sehari lagi kita akan meninggalkannya. Pasti ada perasaan sedih saat kita akan meninggalkan satu bulan yang paling dinantikan dalam setahun di hidup kita. Entah apa kita masih bisa meraihnya di tahun depan atau tidak, semoga saja masih…. amin.

Sahabat sekalian, ada satu hal yang ingin saya bagi dengan sahabat tercinta, berbagi mengenai doa. Kita semua tahu, di bulan suci Ramadhan ini semua doa kita akan senantiasa di ijabah oleh Allah SWT. Bahkan langsung tanpa perantara. Nah, ini adalah momentum yang sangat tepat untuk kita memperbanyak doa…kalau bisa minta apa saja dalam doa kita. Asalkan yang baik-baik ya hehehe…

Tetapi sahabat sekalian, saya ingin mengajak sahabat untuk mengevaluasi doa kita masing-masing. Hemmm evaluasi sederhana mengenai bagaimana kita berdoa dan bagaimana substansi doa kita. Mengapa demikian, karena kadang kita mengucapkan doa yang itu-itu saja setiap hari, apa tidak bosan ? atau tidak ada kebutuhan lain yang kita minta ? hayoooo…. :) Padahal banyak yang bisa kita minta… dan Allah SWT memberikan fasilitas unlimited loch untuk doa kita. Saya sendiri baru menyadari pas tarawih tadi, yah walaupun bosannya dah dari tahun kemarin., kalau bacaannya dah hafal di luar kepala (lupa dong hehehe) dan itu-itu saja. Efeknya adalah terkadang berdoa itu hanya sekedar rutinitas ataupun pelengkap ibadah saja, tetapi tidak sampai diresapi apa yang diminta.

Memperbaiki doa kita, sama dengan memperbaiki selera. Berdoa itu memiliki taste, citarasa sendiri, dan hanya kita yang paling tahu cita rasa itu. Semakin baik citarasa yang kita miliki, semakin senang Allah SWT kepada kita, mengapa demikian… karena Allah SWT pun Menyuruh kita untuk meminta, berdoa, dan Dia akan senang jika doa kita bercita rasa indah. Nah bagaimana membuatnya indah….???

Pertama, jangan pernah mendikte Allah SWT. Loh kok bisa… ? Iya, bisa!!! Di dalam doa kita kadang terucap kata “ya Allah lapangkanlah…” atau “Ya Allah Berikanlah…” atau “Ya Allah aku mau ini dan bukan yang itu”. Nah ini sama dengan kita mendikte Allah. Mari kita sedikit merubah cita rasa kita dengan menambahkan kata “mohon” , sehingga bisa menjadi ” ya Allah SWT, mohon lapangkan…” atau “ya Allah, pilihkanlah yang terbaik antara urusan ini dan itu”. Nah ini sama dengan kita memperbaiki cara kita meminta kepada Sang Pemilik segala urusan.

Kedua, perbanyak permintaan. Jangan bacaan standar saja… kalau perlu, ubah teks doa kita biar lebih variatif. Biasanya dengan begitu, kita pun akan semakin senang berdoa. Semakin banyak dan beragam doa kita, akan semakin sadar kita mengenai bagaimana lemahnya kita sebagai manusia yang penuh kekurangan, dan juga betapa beruntungnya kita sebagai manusia karena bisa kepadaNya meminta tanpa batas.

Ketiga, sabar dalam berdoa. Pantat kita jangan cepat-cepat panas saat berdoa, karena semakin panjang doa kita, maka semakin panas pantat kita, karena kan semakin lama duduknya hehehehe…..

Nah semoga tulisan ini bermanfaat untuk saya dan sahabat sekalian…. Mari kita bersama-sama memperbaiki cita rasa doa kita. 

Popularity: 2% [?]

[ Tagged In ] ,

ganti “baju”

uuuiiihhhh…. akhirnya keputusan ganti “baju” themes terjadi juga. Awalnya males banget dan mikir nanti ada error atau apapun itu. Tetapi, setelah hari ini error terjadi pada themes lama saya… keputusan ganti “baju” itu saya ambil juga hehehe.

semoga pada sahabat sekalian masih suka dengan tampilan themes baru saya ini :)

Popularity: 2% [?]

Terminal Ruhiyah di 10 Akhir Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan momentum peningkatan kebaikan bagi orang-orang yang bertaqwa dan ladang amal bagi orang-orang shaleh. Terutama, sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Sebagian ulama kita membagi bulan ini dengan tiga fase: fase pertama sepuluh hari awal Ramadhan sebagai fase rahmat, sepuluh di tengahnya sebagai fase maghfirah dan sepuluh akhirnya sebagai fase pembebasan dari api neraka. Sebagaimana diriwayatkan oleh sahabat Salman Al Farisi: “Adalah bulan Ramadhan, awalnya rahmat, pertengahannya maghfirah dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”

Dari ummul mukminin, Aisyah ra., menceritakan tentang kondisi Nabi saw. ketika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan: “Beliau jika memasuki sepuluh hari terkahir Ramadhan, mengencangkan ikat pinggang, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya.”

Apa rahasia perhatian lebih beliau terhadap sepuluh hari terakhir Ramadhan? Paling tidak ada dua sebab utama: Read the rest of this entry »

Popularity: 2% [?]

[ Tagged In ] , , ,

puisi cinta seorang akuntan

*narsis dikit hehehe….

Wahai belahan jiwaku…
Debetlah cintaku di neraca hatimu
Kan ku jurnal setiap transaksi rindumu
Hingga setebal Laporan Keuanganku

Wahai kekasih hatiku…
Jadikan aku manager investasi cintamu
Kan ku hedging kasih dan sayangmu
Di setiap lembaran portofolio hatiku

Bila masa jatuh tempo tlah tiba
Jangan kau retur kenangan indah kita
Biarlah ia bersemayam di Reksadana asmara
Berkelana di antara Aktiva dan Passiva

Wahai mutiara kalbu ku
Hanya kau lah Master Budget hatiku
Inventory cintaku yang syahdu
General Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu

Popularity: 4% [?]

[ Tagged In ]

Malam 17 Ramadhan

tidak ada postingan yang istimewa…

cuma ingin saling mengingatkan… tar malam dah malam ke 17 Ramadhan.

mari sama-sama memperkuat ibadah kita…

semoga kita mampu meraih Rahmat, Mag’firah dan Ampunannya

dan bisa juga mendapatkan malam Lailatul Qadar

Popularity: 2% [?]

[ Tagged In ]

Rekonsiliasi dalam Bingkai Penghambaan Manusia*

reconciliationBismillahirrahmanirrahim,

Dalam proses penyusunan Laporan Keuangan, rekonsiliasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Melakukan rekonsiliasi berarti mencoba untuk membenarkan pencatatan semua transaksi keuangan yang ada di perusahaan dengan pencatatan Bank atas transaksi keuangan perusahaan. Pada prinsipnya, pencatatan Bank adalah selalu benar.

Berjalannya proses rekonsiliasi, menghasilkan outstanding items yang selanjutnya harus disesuaikan dengan jalan membuatkan penyesuaian (adjustment) atas kesalahan pencatatan tersebut.

Dalam akuntansi terapan di Indonesia kita mengenal yang namanya SAK (Standar Akuntansi Keuangan), di Amerika lebih dikenal dengan nama GAAP (General Accepted Accounting Principal). Standar inilah yang menjadi tolak ukur atau panduan proses pencatatan akuntansi di sebuah perusahaan. Standar ini pula yang menjadi “kitab” pembenaran atas penyajian sebuah Laporan Keuangan. Yang jelas, seimbangnya posisi debit dan credit menjadi hasil akhir sebuah Neraca Laporan Keuangan perusahaan.

Ini pula yang sering saya lakukan dan menjadi pekerjaan bulanan saya. Rekonsiliasi bank, dimana saya harus mencocokkan antara pencatatan di General Ledger kami dengan Pencatatan yang ada direkening Koran perusahaan saya. Hingga kemudian terbersit di pikiran saya, bahwasanya dalam hubungan kita kepada Allah SWT ternyata kita pun melakukan rekonsiliasi. Read the rest of this entry »

Popularity: 10% [?]

[ Tagged In ] , ,

Kelola Keuangan dengan Aset Produktif

cakepan mana coba ? :)

cakepan mana coba ? :)

Wah tak terasa, hari ke 11 Ramadhan akan segera berakhir. Kita sudah memasuki bab 2 lembaran ramadhan kita di page berjudul Bab Mag’firah. Semoga di bab ini kita betul-betul mendapatkan mag’firah dari Allah SWT, amin….

Sahabat sekalian, dipostingan kali ini saya kembali ingin membahas mengenai tips-tips bagaimana mengelola keuangan kita, khususnya keuangan keluarga. Dan kali ini saya ingin saya ingin berbagi salah satu tips dari pakar pengelola keuangan yang sudah pasti ada kenal. Sahabat sekalian saat melihat foto di samping sudah pasti kenal foto pria necis di samping… (silahkan pilih yang necisnya yang mana hehehehe). Beliau adalah Safir Senduk. tetapi sebelum itu, sahabat pasti sudah membaca tips-tips di pengelolaan keuangan keluarga di postingan saya sebelumnya ? Jika belum, silahkan klik disini. Read the rest of this entry »

Popularity: 4% [?]

[ Tagged In ] , , , , ,